Kamis, 22 Januari 2015

Edelweis Flower (Bunga Keabadian)

Hai..
Hari ini temanya tentang tanaman. Di sekolah admin sekarang mengadakan kegiatan adiwiyata, makanya hari ini temanya tentang tanaman. Enaknya kita bahas tentang Bunga Edelwis.

BUNGA EDELWEIS

     Bunga Edelweis ini berarti Bunga Keabadian. Bunga ini hanya mampu tumbuh dan besar di ketinggian gunung dan memerlukan sinar matahari penuh. Kenapa dikatakan bunga keabadian? Karena bunga ini mengilhami banyak orang melalui keindahan dan keabadiannya serta bunga ini mekar dalam waktu yang cukup lama.
      Bunga yang sering disebut dengan Everlasting Flower ini sebenarnya adalah Bunga Leontopodium yang hanya ada di Pegunungan Alpen. Bunga ini yang sebenarnya bunga adalah serbuk kuning yang dalam waktu 1 - 3 hari setelah mekar akan rontok dan menyisakan kelopak bunganya saja. Kelopak bunga ini tahan lama. Bunga Edelweis ternyata juga ada di Indonesia, terutama di daerah pegunungan di Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.
      Bunga Edelweis menyukai sinar matahari penuh, saat dewasa dapat mencapai 8 meter tingginya, tapi umumnya kurang dari 1 meter. Bunga Edelweis umumnya terlihat antara bulan April – Agustus, dimana pada sekitar akhir Juli – Agustus merupakan fase mekar terbaiknya.
      Bunga ini memiliki nama latin Anaphalis javanica. Bunga ini bisa dijadikan souvenir loh gak bisa ngebayangin segimana bagusnya bunga ini kalau dijadikan souvenir. Tapi, cara ini punya dampak negatifnya yaitu membuat jumlah populasinya berkurang.
      Di wilayah Gunung Bromo – Tengger Jawa Timur, tanaman ini dianggap punah. Jumlahnya yang terus menurun membuat tanaman ini termasuk yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango , Jawa Barat.

Jadi pingin punya nih, bunganya bagus bangeet!!!!!!
Sudah dulu ya cerita tentang si Bunga Keabadian ini. Bye...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar